Butuh Biaya Operasi Benjolan di Perut Adik Muzaini Dari Donggala Sulteng Membutuhkan uluran Tangan Para Dermawan

oleh -295 views

PORTALMETRO.CO.ID,DONGGALA (SULTENG)–Organisasi kemanusiaan Lingkar Studi dan Aksi Demokrasi Indonesia (LS-ADI) menyelenggarakan Donasi untuk bantuan dana operasi terhadap adik Muzaini umur 9 tahun.

Penyakit benjolan diperut yang diderita Adik Muzaini sudah 7 bulan ,membutuhkan uluran tangan bagi masyarakat yang berkeinginan dengan ikhlas membantu biaya operasinya yang rencana akan di operasi disalah satu rumah sakit di kota Makassar Provinsi Sulawesi selatan.

Saat ini Adik Muzaini Sekolah di SDN 3 banawa selatan (Bansel) Tinggal dengan orang tuanya di desa.surumana kec.banawa selatan.

Melalui organisasi LS-ADI salah satu organisasi kemanusiaan saat dikonfirmasi Senin (8/6/2020) diKantor DPRD Donggala saat melakukan penggalangan dana, mengharapkan agar semua pihak Pemerintah maupun Perusahaan swasta yang ada khususnya di kabupaten Donggala dapat membantu Dana biaya operasi adik Muzaini.

“Kami sudah tiga hari jalan ke tiap tiap donatur,dikota Donggala,uang terkumpul sampai saat ini sudah satu juta se ratus ribu rupiah,semoga masih ada donatur yang sudih membantu”ungkap Triwahyu salah satu anggota Organisasi LS-ADI.

Triwahyu selaku bendahara organisasi LS-ADI yang juga adalah siswi SMA negeri 1 banawa tengah bersama teman temannya dari Siswa siswi SMK 1 Banawa dan Madrasa Aliyah DDI tosale sangat berharap agar adik MuZaini mendapatkan bantuan dana.

Hingga saat ini organisasi LS-ADI sudah berjalan ketiap tiap kantor organisasi perangkat daerah (OPD),DPRD,Pasar,toko toko pengusaha,menggalang dana meskipun telah diakui belum ada bantuan dana dari Pemerintah Kabupaten Donggala,khususnya Bupati.

Donatur yang ingin membantu untuk mendapatkan biaya operasi sampai dana bantuan terkumpul sebanyak banyaknya sesuai kebutuhan dan peruntukan operasi nanti di makassar dapat menghubungi langsung nomor handphone Triwahyu (Bendahara) organisasi LS-ADI di nomor hp.0823-4696-2387 dan 0853-4373-8533.

Penulis : Muhammad NurNas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *