LS-ADI Ajak Masyarakat Donggala Gunakan Hak Pilihnya

oleh -161 views

Donggala,Portalmetro.co.id — Lingkar Studi Aksi Dan Demokrasi Indonesia (LS-ADI) menggelar Aksi mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tgl 9 Desember 2020.

Koordinator Lapangan LS-ADI,Berorasi bersama Anggota LS – ADI didepan kantor BAWASLU Donggala Selasa 8 Desember 2020,dalam Orasinya,Cristian Fernandez (Koordinator) mengatakan Pilkada 2020 adalah momentum emas masyarakat untuk menentukan pemimpin yang bisa membawa daerahnya lebih baik lagi dalam memilih Calon Gubernur,Calon Walikota,Calon Bupati ,meskipun bukan tujuan utama dalam demokrasi, tetapi tak bisa dipungkiri wajah demokrasi sebagian ditentukan melalui proses dan mekanisme pemilihan yang bersifat langsung tersebut.

Dalam pelaksanaan Pilkada, seluruh rakyat yang mempunyai hak pilih di suatu wilayah akan memilih calon kepala daerah dalam hal ini gubernur, bupati dan walikota dari pasangan calon yang telah menawarkan visi, misi dan program serta berkampanye untuk merebut simpati dan suara pemilih.

“Karena itu kami mengajak seluruh warga yang memiliki hak pilih di Pilkada Serentak 2020 untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya dengan baik. Rutinitas lima tahun sekali itu harus disambut dengan kegembiraan sekaligus memperkuat persaudaraan meski beda pilihan,” ujar Cristian Fernandez.

Lanjut Cristian Fernandez,sebagai warga negara yang baik,maka dirinya berharap agar masyarakat tidak golput.Apalagi menurutnya golput bukan solusi untuk Indonesia yang lebih baik di masa yang akan datang.

Walaupun demikian,Cristian Fernandez juga mengajak seluruh masyarakat yang datang ke TPS untuk mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara,seperti menggunakan masker.Hal ini penting untuk memina terjadinya penularan Covid-19 karena saat masih terjadi pandemi Covid-19.

Selain itu, pada kesempatan ini Cristian Fernandez berharap Pilkada Donggala dapat berjalan dengan aman lancar. Olehnya itu dirinya meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Donggala agar netral.

“Pemilihan kepala daerah adalah ajang kompetisi untuk mencari pemenang sehingga kemungkinan besar praktik kecurangan seperti money politik  akan terjadi, dan praktik money politik ini adalah hal yang selalu kita temui dan tidak asing bagi kita pada setiap momen pilkada apalagi sekarang sudah berada pada masa tenang dan momen tinggal sehari lagi menuju Pilkada serentak,” lanjutnya.

Dirinya menambahkan, Voting day Pilkada serentak 2020 dilaksanakan bertepatan degan hari Anti Korupsi Internasional. Olehnya itu dirinya juga berharap akan lahir pemimpin-pemimpin daerah baru yang diharapkan bersih dari yang namanya Korupsi.

“Pemimpin yang baik tentuya lahir dari proses yang baik.Mari,bersama-sama kita kawal penyelenggaraan pilkada 2020 ini.Sukses tidaknya,ada ditangan kita semua” tambahnya. (C1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *