Komisi II DPRD Kaltim Sebut Dapat Bankeu 18 Miliar,Kelanjutan Pembangunan Pelabuhan di Muara Badak

oleh -53 views
Tenggarong (Kaltim),Portalmetro.co.id – Lanjutan pembangunan tahap II pelabuhan di Desa Muara Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar) bakal mendapatkan bantuan keuangan provinsi sekitar Rp 18 miliar.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan Kukar Baharuddin Demmu saat diwawancarai Jumat (20/1/2021).

“Saat pengesahan APBD Kaltim, sudah ada alokasinya. Saat ini APBD 2021 masih dalam tahap evaluasi Kemendagri. Semoga saja tidak ada perubahan nantinya,” kata Baharuddin Demmu.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim tersebut memaparkan, sekitar tiga bulan sebelumnya, DPRD Kaltim bersama tim Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur datang ke Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara.

“Pada saat itu kami diberi usul oleh Bappeda menyangkut tindak lanjut pembangunan pelabuhan,” kata Baharuddin Demmu.

Dia menjelaskan, pelabuhan yang saat ini akan dibangun memungkinkan menjadi sektor perekonomian baru yang bermanfaat bagi masyarakat dan akan menyumbang PAD bagi Kabupaten Kukar.

“Kami telah perjuangkan di rapat-rapat anggaran di provinsi, khususnya di Banggar. Mudah-mudahan tidak berubah karena saat ini masih tahap evaluasi di Kementerian,” ujar Baharuddin Demu.

Kewenangan pembangunan pelabuhan ada di Pemkab Kukar.

Untuk itu, Baharuddin Demmu berharap, Pemkab Kukar juga mengalokasikan anggaran untuk menuntaskan pembangunan pelabuhan tersebut.

“Jadi pemprov tidak bisa langsung. Ada sekitar Rp 120 miliar total Bankeu Pemprov Kaltim untuk Kukar, di antaranya Rp 18 miliar untuk pelabuhan di Muara Badak,” ujar Baharuddin Demmu.

Untuk itu, menurut Baharuddin Demmu, idealnya Pemkab Kukar harus lebih dominan dari segi pendanaan.

Untuk usulan pembangunan, berasal dari Dishub Kukar.

Berbeda dengan jalan di Simpang Sambera menuju Muara Badak, sekitar 16 kilometer. Baharuddin Demmu menjelaskan, jalan tersebut adalah kewenangan provinsi.

“Jika tidak ada halangan, itu alokasi anggarannya Rp 29 miliar. Akan dikerjakan dalam dua tahap,” ucapnya.

Selain itu, pada tahun sebelumnya DPRD Kaltim, kata Baharuddin Demmu, juga menyetujui alokasi anggaran pengaspalan jalan di jalur pantai menuju Kecamatan Marangkayu dengan alokasi anggaran sebesar Rp 10 miliar.***PM***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *