Hari ini, Puluhan Calon Perangkat Desa Kasoloang Jalani Tes Tertulis

oleh -63 views

Pasangkayu (Sulbar),Portalmetro.co.id — Puluhan Calon Perangkat Desa Kasoloang Kecamatan Bambaira Kab.Pasangkayu yang lolos penjaringan perangkat Desa jalani tes tertulis yang dilaksanakan di Gedung MTs Desa Kasoloang.Rabu, (27/01/2021).

Diketahui, sebanyak 37 calon perangkat Desa ikut seleksi, untuk calon Kepala Wilayah sebanyak
13 orang dan 24 orang untuk calon kaur/Kasi.

Kegiatan ini Dihadiri Camat Bambaira Muhammad Abduh, S.Pd.M.Pd, Kapolsek Bambalamotu Akp.Muh.Nur, SH, Babinsa Serda Amiruddin, BKTM Briptu Syaenuddin, Ketua dan anggota Panitia penjaringan.

Kades Kasoloang Makmur, S.Sos dalam kesempatan ini mengatakan, dalam penjaringan Calon perangkat Desa dilakukan 2 tahapan yaitu Tes tertulis dan tes wawancara.

Makmur sebut, 37 orang yang ikut tes tertulis hari ini adalah yang dianggap lolos pemberkasan hasil seleksi ketua Panitia penjaringan.Bahkan, perangkat lama juga ikut semua.

” tes tertulis mencakup 60 soal yang materinya terkait pemerintahan Desa dan wawasan kebangsaan. Besok Akan dilanjutkan tes wawancara di kantor Kecamatan Bambaira dengan 3 orang penguji ” Ungkap Makmur.

” sengaja kami libatkan pihak kecamatan dan Polsek agar apa yang dilakukan ini dapat betul-betul terbuka dan sesuai prosedur” ujar Makmur

Sementara Camat Bambaira Muhammad Abduh, S.Pd.M.Pd akui apa yang dilakukan Pemdes Kasoloang dalam penjaringan perangkat Desa sudah sesuai prosedur dan memenuhi aspek transfaransi sehingga dalam ujian Tes tertulis bagi calon Perangkat Desa Kasoloang melibatkan staf Kecamaran Bambaira dan pihak keamanan.

” apa yang dilakukan Pemdes Kasoloang hari ini patut diapresiasi, karena pengisian perangkat Desanya dilakukan dengan profesional dan sangat terbuka tentunya akan melahirkan perangkat Desa yang profesional. Ini sesuatu yang pertama terjadi di Kecamatan Bambarasa ” ujar abduh.

” Langkah ini dilakukan untuk melahirkan para calon perangkat Desa yang profesional baik secara tertulis maupun wawancara. Sehinggal dalam Pengabdian kemasyarakatan menuju aparat Desa yang profesional dan berintegritas” imbuhnya.

Kegiatan ini tetap mematuhi standar protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan.

***Agus***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *