Serahkan Tongkat Komando Kepada Listyo Sigit,Jenderal Idham Dua Kali Mengucap Maaf,Menyentuh

oleh -149 views

Jakarta,Portalmetro.co.id — Jenderal Idham Azis secara resmi menyerahkan tongkat komando pucuk pimpinan Polri kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (27/1/2021) siang di Rupatama Mabes Polri.

Penyerahan dilakukan setelah Drs. Listyo Sigit Prabowo dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta.

Pada kesempatannya,Jenderal Idham mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini mendukungnya sebagai Kapolri ke-24. Baik itu dari keluarga,rekan-rekan di kepolisian termasuk kepada Presiden Jokowi.

“Terima kasih yang setinggi-tingginya disampaikan kepada Bapak Presiden yang telah memberikan amanah kepada saya untuk memimpin Polri kurang lebih 454 hari,” ujar Idham di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan para menteri.

Kemudian, terima kasih juga dia sampaikan kepada pimpinan lembaga tinggi negara,Panglima TNI,Jaksa Agung,Kepala BIN,KSAD,KSAU,dan KSAL.

“Terima kasih juga kepada Wakapolri (Komjen Gatot Eddy Pramono), senior yang saya banggakan, rekan-rekan pejabat utama, rekan-rekan Kapolda, Wakapolda, dan Kapolres. Terima kasih kepada seluruh personel Polri,” tambah Idham.

Dirinya secara pribadi dan keluarga juga mengucapkan selamat kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta istri yakni Juliati Sigit yang akan memimpin Polri ke depan.

“Saya yakin dan berdoa di tangan dingin Bapak melalui program transformasi menuju Polri yang Presisi, institusi Polri akan jauh lebih baik lagi. Seperti kata orang bijak, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini,” urai Idham.

Tak lupa, mantan Kabareskrim Polri ini meminta maaf kepada semua pihak apabila pada masa kepemimpinan dia terjadi kesalahan yang disengaja atau tidak.

Saya mohon maaf apabila selama memimpin Polri ada salah dan khilaf baik yang disengaja maupun tidak disengaja yang telah kamu lakukan. Sebagai manusia biasa kami tentu tidak luput dari kesalahan dan khilaf, mohon dibukakan pintu maaf,” tandas Jenderal Idham.(cuy/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *